Pelajar SMP WITAMA Juara 3 OSN Matematika

 

 

SMA WITAMA Juara Terbaik Kedua Toefl Competition

Kabar Gembira lagi untuk keluarga besar sekolah WITAMA, khusus SMA WITAMA Pekanbaru Jalan Tanjung Datuk Ujung Tanjung Rhu. Baru-baru ini, SMA yang berada di bawah yayasan WITAMA Penerus Bangsa meraih prestasi di tingkat sumatera. Prestasi tersebut adalah, meraih juara terbaik kedua TOEFL Competition dalam even English Olympiade 2016 yang ditaja oleh Universitas RIAU.

Prestasi yang telah mengharumkan nama SMA WITAMA Pekanbaru tersebut merupakan sumbangan prestasi yang diberikan oleh siswa terbaik sekolah WITAMA, Sigmund Chianasta Kelas X.

Ketua Yayasan Witama Penerus Bangsa Erna Wilianti, S.H bersama Guru Pembimbing Mrs Gita Cipta Pradipta, B.Sc,MM. Mengungkapkan kebanggaan terhadap prestasi yang diraih oleh siswa terbaiknya tersebut.

Apalagi dikatakan Ketua Yayasan, prestasi terbaru lainnya juga telah diraih oleh Sigmiund Chianasta dan siswa lainnya dalam even yang berbeda.

Diantaranya meraih juara Empat prestasi yaitu Juara Tiga Presentation, Jura Dua Writing Test, Juara Satu Puisi, dan Juara Harapan Dua News Casting.

Keempat prestasi tersebut yang disebutkan tersebut merupakan even yang ditaja oleh SMA Santa Maria Pekanbaru yang bertajuk SMAYAVA.

"Ini bukti Bahwa SMA WITAMA tidak hanya unggul dibidang Non Akademik saja, tetapi juga unggul dalam prestasi bidang akademik seperti lomba- yang diikuti baru-baru ini" Ujar Kepala Yayasan Erna Wilianti.

 

Witama School Studi Banding ke Australia

 Yayasan Witama Penerus Bangsa yang dalam hal ini diwakili langsung oleh ketua umum yayasan Erna Williyanti SH Studi Banding ke Australia pada 27 Juni-4 Juli beberapa pekan yang lalu. Dalam kegiatan yang disponosri oleh SUN EDUCATION tersebut, Erna tergabung bersama rombongan yang terdiri dari 11 kepala sekolah dan pengurus sekolah perwakilan beberapa kota se Indonesia, seperti dari Jakarta, Bandung, Medan, Bali, Semarang, Riau, dan Kepulauan Riau.
  Sepulang dari Australia, Erna mengaku senang karena mendapatkan banyak sekali pengalaman yang bisa diterapkan di sekolah Witama yang merupakan sekolah yang dikelolanya."Dalam kegiatan Studi Banding tersebut, kami mengunjungi beberapa sekolah unggulan dan institusi pendidikan yang berada disana. Dan dalam tiap kunjungannya, banyak pengalaman yang didapat, terutama metode ajar dan pembinaan yang dilakukan sekolah sana terhadap anak didiknya. Dan pengalaman tersebut akan kami terapkan juga ke sekolah Witama sebagai evaluasi buat memajukan mutu pendidikan di Witama,"kata Erna dalam rilisnya.
  Erna yang mewakili pihak Witama School diberangkatkan ke negeri kangguru tersebut karena telah lama bermitra dengan SUN EDUCATION, dan sekolah Witama pun berhak untuk mengikuti tiap program pendidikan yang digelar oleh SUN EDUCATION."Ya, program Stuban ini merupakan salah satu program dari SUN EDUCATION, dan sekolah Witama juga sudah lama menjalin kerja sama dengan konsultan pendidikan luar negeri terlengkap tersebut. Diharapkan dengan mengikuti program ini bisa menjadikan sekolah Witama yang selalu bisa unggul disegala bidang sesuai harapan kita bersama,"harapnya.(i)

0 Comments

Gandeng Berbagai Pihak Majukan Mutu Pendidikan

Majunya kualitas pendidikan suatu sekolah tidak terlepas dari peran serta pihak luar, baik itu dari lembaga pendidikan, instansi, perusahaan, dan lainnya. Mengingat akan pentingnya hal tersebut, Witama
National Plus School Pekanbaru concern untuk bermitra dan bekerja sama dengan pihak luar untuk memajukan mutu pendidikannya. Berbagai partnership yang telah dijalin oleh sekolah ini seperti Bank BRI, L'Cheese Factory, Takadeli, Tremodi, East Avenue, Garuda Indonesia, dan lain sebagainya. Dan salah satu yang menjadi daya tarik melalui kerja sama ini diantaranya warga sekolah Witama, baik dari kalangan jajaran manajemen, guru, staf, karyawan, sampai siswa dapat menikmati berbagai macam discount khusus yang ditawarkan oleh mereka.
 Selain itu, mitra kerja sama Witama ini juga selalu siap untuk menjadi sponsorship dan menjembatani tiap iven yang digelar oleh sekolah.
   Dan baru-baru ini, sekolah yang identik dengan siswa berprestasi ini juga sudah menjalin kesepakatan dengan kampus Cambridge University Press yang berasal dari United Kingdoom (UK).
Selain Cambridge University Press, banyak lagi kampus ternama luar negeri dan dalam negeri yang juga telah menjalin mitra dengan sekolah Witama.
  Kepala SMA Witama, Nicholas Zelly SSi menuturkan, kemitraan dengan Cambridge University Press ini untuk memperkuat bidang studi Bahasa Inggris."Kampus Cambridge ini merupakan Universitas terbaik ke-3 di dunia. Program Partnership dengan kampus ini diselenggarakan karena Cambridge sudah dikenal secara Internasional dan memiliki program yang telah teruji untuk mematangkan kemampuan berbahasa Inggris. Kami juga mengadakan Cambridge ESOL Examination sehingga peserta didik kami diakui di dunia Internasional,"terang Nicholas.
   Dalam kesempatan tersebut, Nicholas juga berharap mudah-mudahan kedepannya para guru dan siswa tidak pernah berhenti untuk berkarya dalam menghasilkan prestasi diberbagai bidang."Dan semoga dimasa yang akan datang, kami selalu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang tentunya mengapresiasi pendidikan di Indonesia,"tutupnya.(irwan)
  

1 Comments

Siswa SMA Witama Juara Harapan I Iven Sumatera English Olympic 2015


  Baru-baru ini, salah seorang siswa SMA Witama yang bernama Winston dari kelas XI IPA berhasil meraih juara harapan I di kompetisi Sumatera English Olympic (SEO) 2015 yang ditaja oleh Universitas Riau (Unri). Winston sukses meraih prestasi tersebut dibidang lomba English Writing tingkat SMA se Sumatera. 
   Raihan ini disambut gembira oleh pihak sekolah, seperti yang diungkapkan oleh owner Yayasan Witama Penerus Bangsa, Erna Williyanti SH."Selamat kepada anak kami yang bernama Winston dari SMA Witama yang berhasil meraih juara harapan I di ajang bergengsi tersebut. Ini merupakan prestasi bersama yang didapatkan oleh keluarga besar sekolah. Usaha dan tekad keras kita selama ini berbuah hasil nan cukup membanggakan. Semoga apa yang diraih ini bisa ditingkatkan lagi dan minimal dipertahankan,"kata Erna Williyanti sumringah.
 Dalam kesempatan tersebut, Erna juga menyampaikan akan selalu mendukung dan mensupport tiap kompetisi yang akan diikuti anak didiknya."Pastinya sekolah akan selalu mewadahi dan memfasilitasi tiap perlombaan yang akan diikuti anak-anak. Karena dengan mengikuti banyak kompetisi di luar, maka mental siswa akan semakin  terlatih, dan efek jangka panjangnya selalu bisa membanggakan nama sekolah,"tambahnya.
 
   Iven Sumatera English Olympic 2015 yang diikuti oleh seribuan siswa ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh kampus Unri.(irwan)

0 Comments

5 Lulusan SMA Witama Dapat Beasiswa ke Kampus Ternama

 Prestasi membanggakan kembali didapat oleh lulusan SMA Witama, hal ini dikarenakan beberapa peserta didiknya yang baru lulus pendidikan di sekolah Witama berhasil memperoleh beasiswa ke beberapa kampus ternama di tanah air. Mereka masing-masing adalah Victor Leadero Sanjaya, Priecilly Lian, William, Kerri, dan Yenny Wiyana. 
   Demikian diungkapkan oleh kepala SMA Witama, Nicholas Zelly SSi kepada Xpresi beberapa waktu yang lalu."Sama seperti tahun sebelumnya, alumni SMA Witama tahun ini kembali mendapat beasiswa ke beberapa perguruan tinggi favorit. Victor Leadero berhasil meraih beasiswa 100 persen untuk jurusan Teknik dari kampus Telkom University yang dulunya dikenal sebagai STT Telkom. Priecilly Lian mendapatkan beasiswa 80 persen jurusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Bina Nusantara (BINUS), Willian meraih 60 persen beasiswa
juga di kampus BINUS. Kerri memperoleh beasiswa 100 persen jurusan sekretaris dari Saint Mary University, sedangkan Yenny Wiyana juga berhasil mendapatkan beasiswa 100 persen jurusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Multimedia Nusantara,"jelas Nicholas.
  Hal senada juga disampaikan oleh owner Yayasan Witama Penerus Bangsa Erna Williyanti SH. Menurutnya ini merupakan suatu kebanggaan yang dirasakan oleh anak-anak, orang tua siswa, dan tentunya pihak sekolah. Karena dengan memperoleh beasiswa ini akan semakin meringankan semua prosedur yang akan dilalui nantinya, terutama sekali dari segi administrasi."Ini juga merupakan pembuktian bahwasanya sekolah Witama selalu bisa menghasilkan lulusan yang berkompetensi sehingga selalu bisa bersaing di era globalisasi,"ungkapnya lagi.
  Mewakili pihak sekolah, Erna juga mengucapkan selamat kepada anak didiknya tersebut yang lulus ke kampus yang diinginkannya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan agar selalu menjaga almamater sekolah.(i/fiz)

0 Comments

Yayasan Witama Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge University Press



    Yayasan Witama Penerus Bangsa kembali menjajaki kerja sama dengan kampus ternama dari luar negeri guna memajukan mutu pendidikannya. Kali ini kampus yang diajak kerja sama adalah Kampus Cambridge University Press dari United Kingdom (UK). Nota Kerja sama ini tergambar saat penandatangan Memorandum Of Understanding (MOU) oleh kedua belah pihak di sekolah Witama, Jalan Tanjung Datuk No 339 Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru pada 16 Mei 2015 beberapa pekan lalu.
  Pimpinan Yayasan Witama Penerus Bangsa, Erna Williyanti SH mengaku senang bisa menggandeng salah satu kampus favorit di dunia ini dalam hal meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah yang dipimpinnya."Pihak dari kampus Cambridge University sangat menyambut baik kerja sama yang dijalin ini. Dan mereka bersedia untuk menjadi partnership kami kedepannya, terutama dalam hal memberikan akses kemudahan kepada alumni Witama untuk bisa bergabung di kampus tersebut. Tentunya ini peluang yang sangat menarik buat anak-anak Witama,"ungkap Erna kepada Xpresi Riau Pos, Sabtu (30/5) lalu.
  Ditambahkannya, dalam jangka waktu dekat ini, perjanjian kerja sama dengan kampus Cambridge difokuskan dalam hal pendampingan mata pelajaran Bahasa Inggris yang merupakan bahasa utama yang diterapkan di sekolah Witama."Ya, pendampingan bahasa Inggris merupakan fokus awal kita saat ini, karena bahasa tersebut merupakan bahasa yang wajib dikuasai anak-anak agar bisa bersaing secara global nantinya,"tambahnya.
  Erna melanjutkan, kedatangan pihak Cambridge ke sekolah Witama waktu itu juga diselingi dengan mentraining guru-guru dilingkungan Witama National Plus School.(irwan)
 

0 Comments

Winny, Siswi SMP Witama Peserta Terbaik Tryout UN

Prestasi demi prestasi kembali diukir oleh peserta didik Witama School National Plus. Baru-baru ini siswinya dari SMP Witama yang bernama Winny berhasil menjadi peserta terbaik untuk mata pelajaran Matematika dalam tryout Ujian Nasional se KOta Pekanbaru yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan kota Pekanbaru tingkat SMP sederajat.
  Dengan hasil ini, ia pun berhak mendapatkan piala dan piagam penghargaan dari panitia penyelenggara. "Ya, anak kami yang bernama Winny sukses menjadi peserta terbaik dalam Tryout UN yang ditaja oleh Dinas Pendidikan kota Pekanbaru baru-baru ini. Ini merupakan prestasi yang membanggakan buat kita bersama keluarga besar sekolah Witama, karena kan dalam kompetisi tersebut diikuti oleh berbagai sekolah yang tersebar se Pekanbaru,"kata pengelola Yayasan Witama Penerus Bangsa, Erna Williyanti SH.
   Dalam kesehariannya di sekolah, Winny ini merupakan siswi yang terkenal aktif dan mahir Matematika."Memang diakui, anak kami yang satu ini dikenal hebat dibidang Matematika. Ia juga sering menjadi utusan sekolah untuk mengikuti berbagai kompetisi diluar terutama terkait mata pelajaran Matematika. Dikelas pun juga sering berprestasi dan unggul,"tambahnya.
  Selain mengikuti Tryout yang ditaja oleh Disdik ini, sekarang ini sekolah Witama juga sedang gencar-gencarnya menggelar berbagai terobosan. Hal ini dilakukan dengan harapan supaya anak didiknya tersebut kembali meraih nilai UN tertinggi untuk skala lokal dan nasional seperti tahun sebelumnya.(i/fiz)

0 Comments

Olimpiade Matematika Seantero Tanah Air

Siswa SD Witama National Plus Pekanbaru kembali mengukir prestasi di skala Nasional. Kali ini datang dari siswanya yang bernama Melvern Julius, ia berhasil mendapat peringkat 8 se Indonesia dalam Olimpiade Matematika Nasional (OMN) yang ditaja oleh SMK Telkom Malang beberapa waktu yang lalu. Selain mendapat peringkat 8 dalam Olimpiade tersebut, Melvern juga menjadi satu-satunya utusan dari Pekanbaru bahkan Riau yang masuk ke Semifinal dan Final dalam ajang yang diikuti oleh sekolah negeri dan swasta tingkat SD seantero tanah air tersebut.
  Prestasi yang cukup membanggakan ini langsung disambut sukacita oleh pihak sekolah."Bangga dan senang tentunya, anak kami dari SD Witama kembali mendulang prestasi di iven yang berskala Nasional. Apalagi dalam kejuaraan tersebut, saingannya dari siswa terbaik se Indonesia. Prestasi ini patut kita apresiasi karena selain membanggakan sekolah, Melvern juga membanggakan nama daerah,"kata owner Witama School National Plus, Erna Williyanti SH.
  Melvern dinobatkan sebagai pemenang ke-8 dalam Olimpiade yang bertema 'Mengoptimalkan potensi belajar siswa' tersebut setelah berhasil melewati berbagai tahapan panjang dan penjurian yang ketat hingga akhirnya ia dipanggil lagi untuk bersaing di babak semifinal yang mempertandingkan 50 peserta terbaik. Dan dengan hasil ini juga ia juga berhak mendapatkan sertifikat.
  "Kedepannya, banyak lagi Olimpiade dan kejuaraan yang akan kita ikuti. Oleh sebab itu, kami dari pihak sekolah akan selalu mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa kembali mengoleksi prestasi, dan salah satunya dengan cara memberikan pembinaan khusus kepada anak didik. Diharapkan dengan pola seperti ini sekolah kita selalu bisa mempersiapkan generasi penerus yang mampu berkompetisi secara global, kreatif berfikir, dan unggul disegala bidang,"tambah Erna lagi.
 Selain mempertandingkan untuk tigkat SD, Olimpiade yang bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia ini juga memkompetisikan mata pelajaran yang sama ditingkat SMP.(irwan) 


Musisi Masa Depan


Talenta hebat dibidang musisi kembali lahir dari siswa SMP Witama Pekanbaru, kali ini dari siswa yang bernama Bima Wira Yudha. Bima yang merupakan salah satu siswa kebanggaan sekolah ini memang diakui dan dikenal mahir dalam memainkan alat musik Drum.
Walaupun masih tergolong amat muda karena masih duduk dibangku kelas 1 SMP Witama, tapi prestasi-prestasi individu yang didapatkannya dalam kontes dan festival Drum sudah banyak diraih, baik itu lokal maupun nasional.
Pria kelahiran Pekanbaru, 30 Mei 2002 ini mengaku awalnya mengenal drum saat ia masih kelas 1 SD."Waktu kecil, saya sering melihat saudara saya yang bernama Wisnu sering memainkan drum. Awalnya emang belum ada ketertarikan untuk mencoba, setelah beberapa hari timbullah keinginan untuk mencoba memainkannya. Setelah dicoba ternyata sangat mengasyikkan, walaupun saat itu bunyinya gak karuan, hehe,"cerita Bima kepada Xpresi, Jumat(26/9) kemarin disekolah.
Diceritakannya lagi, rasa penasaran untuk memainkan drum tersebut semakin besar saat ia melihat sebuah kaset video klip dari band luar negeri, Avenged Sevenfold yang dibelikan oleh mamanya."Saat itu juga, saya sering kali memperhatikan dan melihat aksi-aksi  pemain drummer Avenged Sevenfold dalam memainkan drum, dan saya tertarik untuk mencobanya, setelah sering mencoba akhirnya saya bisa. Dan teman-teman bahkan kakak banyak yang mengagumi saya, dan mereka bilang saya sangat berbakat dalam memainkan drum. Mendengar hal tersebut, tentunya sangat memotivasi saya untuk selalu berlatih dan berlatih,"lanjut Bima yang menyukai aliran musik Rock dan Metal ini.
Melihat bakat dan minat dibidang musisi yang dimiliki putranya, orang tua Bima(Aryo Triyoga dan Devi Lestari) langsung mensupport  dan langsung menyediakan studio mini buat anaknya menyalurkan hobi.
Berkat dari sebuah hobi itulah, akhirnya lahirlah berbagai prestasi-prestasi dari pengagum Drummer terkemuka 'The Rev Sullivan' ini  dalam memainkan drum diberbagai ajang. Diantaranya, 2 kali juara favorit yamaha drum Competition 2013, Juara 1 Avanza musik festival, juara 1 Indonesian Drummers festival Padang, dan banyak lagi yang lainnya. Kedepannya, ia bertekad untuk terus mengasah diri dan bisa meraih banyak lagi prestasi, dengan catatan tidak mengganggu aktifitas belajar."Antara hobi dan pendidikan harus seimbang,"katanya singkat.
Talenta luar biasa Bima dalam memainkan Drum juga diakui oleh sang pelatih, Hendra Sanda. Diungkapkan Hendra, gak semua anak seumur Bima yang bisa memainkan drum semahir anak asuhnya tersebut."Setiap hari, aktivitas Bima selalu diisi dengan memainkan alat musik. Dan saat ini, rutin setiap Senin-Jumat sekitar jam setengah lima, ia membiasakan diri untuk latihan Sticking drum. Kemudian Sabtu-Minggu ia belajar musik di Yamaha Musik School,"tutur Hendra.
Hal senada juga disampaikan oleh guru Bima di sekolah, Yudi Suseno SPd. Dilanjutkan Yudi bahwasanya anak didiknya tersebut memang sering kali menjadi pengisi acara dalam acara yang berhubungan dengan musik."Luar biasa memang ia main drum, sekolah sering kali menunjuknya untuk mengisi berbagai acara festival musik,"tutur Yudi.
Kini, Bima semakin besar dan remaja, diharapkan berkat keseriusannya menggeluti musik bisa melahirkan musisi handal dimasa depan.(s2)



Biografi
Nama                            :Bima Wira Yudha
TTL                               :Pekanbaru, 30 Mei 2002
Pendidikan saat ini    :Kelas 1 SMP Witama
Band Favorit               :Avenged Sevenfold, Dragon Force
Hobbi                           :Musik dan Taekwondo
Cita-cita                      :Drummer terhebat dan arsitektur yang sukses
Nama orang Tua      : Ayah:Aryo Triyoga(wiraswasta)
                                       Ibu:Devi Lestari(ibu rumah tangga)

Prestasi hingga sekarang:
1. 2 kali juara favorit 'Yamaha drum Competition 2013'.
2. Juara 1 Avanza musik festival 2013
3. Juara 1 Indonesian Drummers Festival Padang tahun 2014.
4.10 besar tama drum Competition di Jakarta 2014.

2 Comments

Siswa Witama

  2 murid SD Witama School National Plus, Lovely Felycia dan Angky Akdi Frandy Putra berjaya dalam perlombaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) plus se-kota Pekanbaru pada Rabu (18/3) beberapa pekan lalu di Pekanbaru. Lovely Felycia berhasil menjadi juara tiga dalam lomba olimpiade Sains Nasional bidang IPA, sedangkan Angky juga berhasil merebut peringkat yang sama dalam bidang perlombaan yang berbeda, lomba olimpiade Sains Nasional Matematika.
  Salah seorang guru Witama School, Nico Vernando ST mengungkapkan dengan raihan prestasi tersebut kedua anak didiknya ini berhasil mendapatkan piagam penghargaan, sertifikat dan bingkisan lainnya."Ya, anak didik kita kembali unjuk kebolehan, kali ini dalam ajang OSN Plus. Anak-anak kembali menunjukkan kualitas dan kapasitasnya dalam ajang tersebut dengan menyisihkan peserta terbaik lainnya dari sekolah-sekolah yang tersebar se Pekanbaru,"kata Nico kepada Xpresi Riau Pos, Selasa (7/4) lalu.
  Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengaku bangga dengan perjuangan pantang menyerah muridnya. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu tercapainya prestasi ini, terkhusus kepada guru pembimbing."Pastinya bangga dengan perjuangan anak-anak yang tak henti-hentinya membanggakan nama sekolah. Ini merupakan prestasi kita bersama keluarga besar Witama. Semoga kedepannya raihan ini dilanjutkan bahkan lebih ditingkatkan lagi demi menjaga eksistensi sekolah Witama,"tambahnya lagi.
  Olimpiade yang diikuti oleh tiap jenjang pendidikan ini dihelat sebagai pencarian bibit unggul yang akan mewakili Pekanbaru dalam kejuaraan yang lebih bergensi lagi, OSN tingkat Provinsi dan Nasional mendatang.(i/fiz)
 
 

0 Comments

Dunia Pendidikan

 Untuk meningkatkan standard kualitas pendidikan Witama School agar bisa menjadi sekolah unggalan dan bertaraf Internasional, ketua Yayasan Witama School bu Erna Willianti dan team Witama School berkunjung ke Nanyang University & National University di Singapore.

Sebelumnya Witama School telah mengundang tamu dari luar negeri yaitu Erick & Andrew  dari San Fransisco - California, USA untuk menambah wawasan bagi murid-murid Witama School dalam bidang Sains. Para murid sangat antusias dan bersemangat ketika belajar Sains dengan metode Amerika.

Witama School begitu serius untuk meningkatkan mutu pendidikan di Negara kita ini, terlihat ketika Witama School mengundang Bpk. DR. Arison S. (Ketua Peneliti yang bertugas Singapore) untuk memberikan Seminar kepada Guru-Guru Witama School. Selain itu ada Seminar juga kepada seluruh Kepala Sekolah Se-Pekanbaru yang di hadiri Kepala Dinas kota Pekanbaru Bpk. Prof. Dr. Zulfadil, SE, MBA untuk memberiwawasan internasional. Witama School juga dihadiri Kepala Dinas  Prov Riau Bpk. Dr. Ir. H. Dwi Agus Sumarno, MM, M.Si untuk memaparkan Beasiswa-beasiswa untuk Siswa/I berprestasi dan juga guru-guru yang berprestasi untuk melanjutkan S2. Bukti SMA Witama School Go Internasional ialah 30% Siswa/I Witama melanjutkan Kuliah ke luar negri dan 70% di Indonesia. Ini terbukti murid-murid kita yang telah mendapat beasiswa di beberapa Universitas di Indonesia yg terkenal, yaitu Universitas Presiden, Universitas Binus, Universitas Telkom dan beberapa di luar negri seperti Negara Hongkong, Australia dan Singapore.

Contoh Prestasi murid Witama School yang berada diluar negri ialah Shanon yang menjadi Duta Internasional dan dikirim ke beberapa Negara seperti Jerman dan Austria. Setiap tahun anak-anak Witama mendapat Beasiswa baik dalam negri maupun diluar Negri, KKN Sekolah Witama memiliki keunggulan yaitu: Selain Kurikulum Nasional, Witama School mempelajari bahasa Inggris dan Mandarin. Untuk PG, TK, SD, SMP dan SMA menggunakan Kurikulum Nasional dan berbahasa Inggris . Untuk PG memberlakukan  1 jam bahasa Indonesia , 1 jam bahasa Inggris dan 1 jam tambahan extrakurikuler, lalu TK memberlakukan  1 ½ jam bahasa Indonesia, 1 ½ jam bahasa Inggris dan tambahan 1 jam extrakurikuler. untuk SD kelas 1 & 2 memberlakukan ± 3 jam bahasa Indonesia, 3 jam bahasa Inggris dan 1 jam tambahan ekstrakurikuler, Untuk SD kelas 3 s/d 6 memberlakukan ± 4 jam untuk bahasa Indonesia, 3 jam bahasa Inggris dan 1 jam tambahan extrakurikuler dan untuk SMP & SMA memberlakukan ± 5 jam Kurikulum Nasional, 2 jam bahasa Inggris, tambahan 1 jam extrakulikuler dan memperlajari bahasa Mandarin seminggu 2 kali. Begitulah cara Witama School mempersiapkan anak-anak bangsa untuk menghadapi Era Globalisasi terutama dalam penguasaan bahasa internasional, seperti bahasa Inggris (Internasional 1) dan Mandarin (Internasional 2)

3 Comments

Witama School Studi Banding ke Australia

 Yayasan Witama Penerus Bangsa yang dalam hal ini diwakili langsung oleh ketua umum yayasan Erna Williyanti SH Studi Banding ke Australia pada 27 Juni-4 Juli beberapa pekan yang lalu. Dalam kegiatan yang disponosri oleh SUN EDUCATION tersebut, Erna tergabung bersama rombongan yang terdiri dari 11 kepala sekolah dan pengurus sekolah perwakilan beberapa kota se Indonesia, seperti dari Jakarta, Bandung, Medan, Bali, Semarang, Riau, dan Kepulauan Riau.
  Sepulang dari Australia, Erna mengaku senang karena mendapatkan banyak sekali pengalaman yang bisa diterapkan di sekolah Witama yang merupakan sekolah yang dikelolanya."Dalam kegiatan Studi Banding tersebut, kami mengunjungi beberapa sekolah unggulan dan institusi pendidikan yang berada disana. Dan dalam tiap kunjungannya, banyak pengalaman yang didapat, terutama metode ajar dan pembinaan yang dilakukan sekolah sana terhadap anak didiknya. Dan pengalaman tersebut akan kami terapkan juga ke sekolah Witama sebagai evaluasi buat memajukan mutu pendidikan di Witama,"kata Erna dalam rilisnya.
  Erna yang mewakili pihak Witama School diberangkatkan ke negeri kangguru tersebut karena telah lama bermitra dengan SUN EDUCATION, dan sekolah Witama pun berhak untuk mengikuti tiap program pendidikan yang digelar oleh SUN EDUCATION."Ya, program Stuban ini merupakan salah satu program dari SUN EDUCATION, dan sekolah Witama juga sudah lama menjalin kerja sama dengan konsultan pendidikan luar negeri terlengkap tersebut. Diharapkan dengan mengikuti program ini bisa menjadikan sekolah Witama yang selalu bisa unggul disegala bidang sesuai harapan kita bersama,"harapnya.(i)

0 Comments

Gandeng Berbagai Pihak Majukan Mutu Pendidikan

Majunya kualitas pendidikan suatu sekolah tidak terlepas dari peran serta pihak luar, baik itu dari lembaga pendidikan, instansi, perusahaan, dan lainnya. Mengingat akan pentingnya hal tersebut, Witama
National Plus School Pekanbaru concern untuk bermitra dan bekerja sama dengan pihak luar untuk memajukan mutu pendidikannya. Berbagai partnership yang telah dijalin oleh sekolah ini seperti Bank BRI, L'Cheese Factory, Takadeli, Tremodi, East Avenue, Garuda Indonesia, dan lain sebagainya. Dan salah satu yang menjadi daya tarik melalui kerja sama ini diantaranya warga sekolah Witama, baik dari kalangan jajaran manajemen, guru, staf, karyawan, sampai siswa dapat menikmati berbagai macam discount khusus yang ditawarkan oleh mereka.
 Selain itu, mitra kerja sama Witama ini juga selalu siap untuk menjadi sponsorship dan menjembatani tiap iven yang digelar oleh sekolah.
   Dan baru-baru ini, sekolah yang identik dengan siswa berprestasi ini juga sudah menjalin kesepakatan dengan kampus Cambridge University Press yang berasal dari United Kingdoom (UK).
Selain Cambridge University Press, banyak lagi kampus ternama luar negeri dan dalam negeri yang juga telah menjalin mitra dengan sekolah Witama.
  Kepala SMA Witama, Nicholas Zelly SSi menuturkan, kemitraan dengan Cambridge University Press ini untuk memperkuat bidang studi Bahasa Inggris."Kampus Cambridge ini merupakan Universitas terbaik ke-3 di dunia. Program Partnership dengan kampus ini diselenggarakan karena Cambridge sudah dikenal secara Internasional dan memiliki program yang telah teruji untuk mematangkan kemampuan berbahasa Inggris. Kami juga mengadakan Cambridge ESOL Examination sehingga peserta didik kami diakui di dunia Internasional,"terang Nicholas.
   Dalam kesempatan tersebut, Nicholas juga berharap mudah-mudahan kedepannya para guru dan siswa tidak pernah berhenti untuk berkarya dalam menghasilkan prestasi diberbagai bidang."Dan semoga dimasa yang akan datang, kami selalu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang tentunya mengapresiasi pendidikan di Indonesia,"tutupnya.(irwan)
  

1 Comments

Siswa SMA Witama Juara Harapan I Iven Sumatera English Olympic 2015


  Baru-baru ini, salah seorang siswa SMA Witama yang bernama Winston dari kelas XI IPA berhasil meraih juara harapan I di kompetisi Sumatera English Olympic (SEO) 2015 yang ditaja oleh Universitas Riau (Unri). Winston sukses meraih prestasi tersebut dibidang lomba English Writing tingkat SMA se Sumatera. 
   Raihan ini disambut gembira oleh pihak sekolah, seperti yang diungkapkan oleh owner Yayasan Witama Penerus Bangsa, Erna Williyanti SH."Selamat kepada anak kami yang bernama Winston dari SMA Witama yang berhasil meraih juara harapan I di ajang bergengsi tersebut. Ini merupakan prestasi bersama yang didapatkan oleh keluarga besar sekolah. Usaha dan tekad keras kita selama ini berbuah hasil nan cukup membanggakan. Semoga apa yang diraih ini bisa ditingkatkan lagi dan minimal dipertahankan,"kata Erna Williyanti sumringah.
 Dalam kesempatan tersebut, Erna juga menyampaikan akan selalu mendukung dan mensupport tiap kompetisi yang akan diikuti anak didiknya."Pastinya sekolah akan selalu mewadahi dan memfasilitasi tiap perlombaan yang akan diikuti anak-anak. Karena dengan mengikuti banyak kompetisi di luar, maka mental siswa akan semakin  terlatih, dan efek jangka panjangnya selalu bisa membanggakan nama sekolah,"tambahnya.
 
   Iven Sumatera English Olympic 2015 yang diikuti oleh seribuan siswa ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh kampus Unri.(irwan)

0 Comments

5 Lulusan SMA Witama Dapat Beasiswa ke Kampus Ternama

 Prestasi membanggakan kembali didapat oleh lulusan SMA Witama, hal ini dikarenakan beberapa peserta didiknya yang baru lulus pendidikan di sekolah Witama berhasil memperoleh beasiswa ke beberapa kampus ternama di tanah air. Mereka masing-masing adalah Victor Leadero Sanjaya, Priecilly Lian, William, Kerri, dan Yenny Wiyana. 
   Demikian diungkapkan oleh kepala SMA Witama, Nicholas Zelly SSi kepada Xpresi beberapa waktu yang lalu."Sama seperti tahun sebelumnya, alumni SMA Witama tahun ini kembali mendapat beasiswa ke beberapa perguruan tinggi favorit. Victor Leadero berhasil meraih beasiswa 100 persen untuk jurusan Teknik dari kampus Telkom University yang dulunya dikenal sebagai STT Telkom. Priecilly Lian mendapatkan beasiswa 80 persen jurusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Bina Nusantara (BINUS), Willian meraih 60 persen beasiswa
juga di kampus BINUS. Kerri memperoleh beasiswa 100 persen jurusan sekretaris dari Saint Mary University, sedangkan Yenny Wiyana juga berhasil mendapatkan beasiswa 100 persen jurusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Multimedia Nusantara,"jelas Nicholas.
  Hal senada juga disampaikan oleh owner Yayasan Witama Penerus Bangsa Erna Williyanti SH. Menurutnya ini merupakan suatu kebanggaan yang dirasakan oleh anak-anak, orang tua siswa, dan tentunya pihak sekolah. Karena dengan memperoleh beasiswa ini akan semakin meringankan semua prosedur yang akan dilalui nantinya, terutama sekali dari segi administrasi."Ini juga merupakan pembuktian bahwasanya sekolah Witama selalu bisa menghasilkan lulusan yang berkompetensi sehingga selalu bisa bersaing di era globalisasi,"ungkapnya lagi.
  Mewakili pihak sekolah, Erna juga mengucapkan selamat kepada anak didiknya tersebut yang lulus ke kampus yang diinginkannya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan agar selalu menjaga almamater sekolah.(i/fiz)

0 Comments

Yayasan Witama Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge University Press



    Yayasan Witama Penerus Bangsa kembali menjajaki kerja sama dengan kampus ternama dari luar negeri guna memajukan mutu pendidikannya. Kali ini kampus yang diajak kerja sama adalah Kampus Cambridge University Press dari United Kingdom (UK). Nota Kerja sama ini tergambar saat penandatangan Memorandum Of Understanding (MOU) oleh kedua belah pihak di sekolah Witama, Jalan Tanjung Datuk No 339 Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru pada 16 Mei 2015 beberapa pekan lalu.
  Pimpinan Yayasan Witama Penerus Bangsa, Erna Williyanti SH mengaku senang bisa menggandeng salah satu kampus favorit di dunia ini dalam hal meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah yang dipimpinnya."Pihak dari kampus Cambridge University sangat menyambut baik kerja sama yang dijalin ini. Dan mereka bersedia untuk menjadi partnership kami kedepannya, terutama dalam hal memberikan akses kemudahan kepada alumni Witama untuk bisa bergabung di kampus tersebut. Tentunya ini peluang yang sangat menarik buat anak-anak Witama,"ungkap Erna kepada Xpresi Riau Pos, Sabtu (30/5) lalu.
  Ditambahkannya, dalam jangka waktu dekat ini, perjanjian kerja sama dengan kampus Cambridge difokuskan dalam hal pendampingan mata pelajaran Bahasa Inggris yang merupakan bahasa utama yang diterapkan di sekolah Witama."Ya, pendampingan bahasa Inggris merupakan fokus awal kita saat ini, karena bahasa tersebut merupakan bahasa yang wajib dikuasai anak-anak agar bisa bersaing secara global nantinya,"tambahnya.
  Erna melanjutkan, kedatangan pihak Cambridge ke sekolah Witama waktu itu juga diselingi dengan mentraining guru-guru dilingkungan Witama National Plus School.(irwan)
 

0 Comments

Winny, Siswi SMP Witama Peserta Terbaik Tryout UN

Prestasi demi prestasi kembali diukir oleh peserta didik Witama School National Plus. Baru-baru ini siswinya dari SMP Witama yang bernama Winny berhasil menjadi peserta terbaik untuk mata pelajaran Matematika dalam tryout Ujian Nasional se KOta Pekanbaru yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan kota Pekanbaru tingkat SMP sederajat.
  Dengan hasil ini, ia pun berhak mendapatkan piala dan piagam penghargaan dari panitia penyelenggara. "Ya, anak kami yang bernama Winny sukses menjadi peserta terbaik dalam Tryout UN yang ditaja oleh Dinas Pendidikan kota Pekanbaru baru-baru ini. Ini merupakan prestasi yang membanggakan buat kita bersama keluarga besar sekolah Witama, karena kan dalam kompetisi tersebut diikuti oleh berbagai sekolah yang tersebar se Pekanbaru,"kata pengelola Yayasan Witama Penerus Bangsa, Erna Williyanti SH.
   Dalam kesehariannya di sekolah, Winny ini merupakan siswi yang terkenal aktif dan mahir Matematika."Memang diakui, anak kami yang satu ini dikenal hebat dibidang Matematika. Ia juga sering menjadi utusan sekolah untuk mengikuti berbagai kompetisi diluar terutama terkait mata pelajaran Matematika. Dikelas pun juga sering berprestasi dan unggul,"tambahnya.
  Selain mengikuti Tryout yang ditaja oleh Disdik ini, sekarang ini sekolah Witama juga sedang gencar-gencarnya menggelar berbagai terobosan. Hal ini dilakukan dengan harapan supaya anak didiknya tersebut kembali meraih nilai UN tertinggi untuk skala lokal dan nasional seperti tahun sebelumnya.(i/fiz)

0 Comments

Olimpiade Matematika Seantero Tanah Air

Siswa SD Witama National Plus Pekanbaru kembali mengukir prestasi di skala Nasional. Kali ini datang dari siswanya yang bernama Melvern Julius, ia berhasil mendapat peringkat 8 se Indonesia dalam Olimpiade Matematika Nasional (OMN) yang ditaja oleh SMK Telkom Malang beberapa waktu yang lalu. Selain mendapat peringkat 8 dalam Olimpiade tersebut, Melvern juga menjadi satu-satunya utusan dari Pekanbaru bahkan Riau yang masuk ke Semifinal dan Final dalam ajang yang diikuti oleh sekolah negeri dan swasta tingkat SD seantero tanah air tersebut.
  Prestasi yang cukup membanggakan ini langsung disambut sukacita oleh pihak sekolah."Bangga dan senang tentunya, anak kami dari SD Witama kembali mendulang prestasi di iven yang berskala Nasional. Apalagi dalam kejuaraan tersebut, saingannya dari siswa terbaik se Indonesia. Prestasi ini patut kita apresiasi karena selain membanggakan sekolah, Melvern juga membanggakan nama daerah,"kata owner Witama School National Plus, Erna Williyanti SH.
  Melvern dinobatkan sebagai pemenang ke-8 dalam Olimpiade yang bertema 'Mengoptimalkan potensi belajar siswa' tersebut setelah berhasil melewati berbagai tahapan panjang dan penjurian yang ketat hingga akhirnya ia dipanggil lagi untuk bersaing di babak semifinal yang mempertandingkan 50 peserta terbaik. Dan dengan hasil ini juga ia juga berhak mendapatkan sertifikat.
  "Kedepannya, banyak lagi Olimpiade dan kejuaraan yang akan kita ikuti. Oleh sebab itu, kami dari pihak sekolah akan selalu mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa kembali mengoleksi prestasi, dan salah satunya dengan cara memberikan pembinaan khusus kepada anak didik. Diharapkan dengan pola seperti ini sekolah kita selalu bisa mempersiapkan generasi penerus yang mampu berkompetisi secara global, kreatif berfikir, dan unggul disegala bidang,"tambah Erna lagi.
 Selain mempertandingkan untuk tigkat SD, Olimpiade yang bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia ini juga memkompetisikan mata pelajaran yang sama ditingkat SMP.(irwan) 


Musisi Masa Depan


Talenta hebat dibidang musisi kembali lahir dari siswa SMP Witama Pekanbaru, kali ini dari siswa yang bernama Bima Wira Yudha. Bima yang merupakan salah satu siswa kebanggaan sekolah ini memang diakui dan dikenal mahir dalam memainkan alat musik Drum.
Walaupun masih tergolong amat muda karena masih duduk dibangku kelas 1 SMP Witama, tapi prestasi-prestasi individu yang didapatkannya dalam kontes dan festival Drum sudah banyak diraih, baik itu lokal maupun nasional.
Pria kelahiran Pekanbaru, 30 Mei 2002 ini mengaku awalnya mengenal drum saat ia masih kelas 1 SD."Waktu kecil, saya sering melihat saudara saya yang bernama Wisnu sering memainkan drum. Awalnya emang belum ada ketertarikan untuk mencoba, setelah beberapa hari timbullah keinginan untuk mencoba memainkannya. Setelah dicoba ternyata sangat mengasyikkan, walaupun saat itu bunyinya gak karuan, hehe,"cerita Bima kepada Xpresi, Jumat(26/9) kemarin disekolah.
Diceritakannya lagi, rasa penasaran untuk memainkan drum tersebut semakin besar saat ia melihat sebuah kaset video klip dari band luar negeri, Avenged Sevenfold yang dibelikan oleh mamanya."Saat itu juga, saya sering kali memperhatikan dan melihat aksi-aksi  pemain drummer Avenged Sevenfold dalam memainkan drum, dan saya tertarik untuk mencobanya, setelah sering mencoba akhirnya saya bisa. Dan teman-teman bahkan kakak banyak yang mengagumi saya, dan mereka bilang saya sangat berbakat dalam memainkan drum. Mendengar hal tersebut, tentunya sangat memotivasi saya untuk selalu berlatih dan berlatih,"lanjut Bima yang menyukai aliran musik Rock dan Metal ini.
Melihat bakat dan minat dibidang musisi yang dimiliki putranya, orang tua Bima(Aryo Triyoga dan Devi Lestari) langsung mensupport  dan langsung menyediakan studio mini buat anaknya menyalurkan hobi.
Berkat dari sebuah hobi itulah, akhirnya lahirlah berbagai prestasi-prestasi dari pengagum Drummer terkemuka 'The Rev Sullivan' ini  dalam memainkan drum diberbagai ajang. Diantaranya, 2 kali juara favorit yamaha drum Competition 2013, Juara 1 Avanza musik festival, juara 1 Indonesian Drummers festival Padang, dan banyak lagi yang lainnya. Kedepannya, ia bertekad untuk terus mengasah diri dan bisa meraih banyak lagi prestasi, dengan catatan tidak mengganggu aktifitas belajar."Antara hobi dan pendidikan harus seimbang,"katanya singkat.
Talenta luar biasa Bima dalam memainkan Drum juga diakui oleh sang pelatih, Hendra Sanda. Diungkapkan Hendra, gak semua anak seumur Bima yang bisa memainkan drum semahir anak asuhnya tersebut."Setiap hari, aktivitas Bima selalu diisi dengan memainkan alat musik. Dan saat ini, rutin setiap Senin-Jumat sekitar jam setengah lima, ia membiasakan diri untuk latihan Sticking drum. Kemudian Sabtu-Minggu ia belajar musik di Yamaha Musik School,"tutur Hendra.
Hal senada juga disampaikan oleh guru Bima di sekolah, Yudi Suseno SPd. Dilanjutkan Yudi bahwasanya anak didiknya tersebut memang sering kali menjadi pengisi acara dalam acara yang berhubungan dengan musik."Luar biasa memang ia main drum, sekolah sering kali menunjuknya untuk mengisi berbagai acara festival musik,"tutur Yudi.
Kini, Bima semakin besar dan remaja, diharapkan berkat keseriusannya menggeluti musik bisa melahirkan musisi handal dimasa depan.(s2)



Biografi
Nama                            :Bima Wira Yudha
TTL                               :Pekanbaru, 30 Mei 2002
Pendidikan saat ini    :Kelas 1 SMP Witama
Band Favorit               :Avenged Sevenfold, Dragon Force
Hobbi                           :Musik dan Taekwondo
Cita-cita                      :Drummer terhebat dan arsitektur yang sukses
Nama orang Tua      : Ayah:Aryo Triyoga(wiraswasta)
                                       Ibu:Devi Lestari(ibu rumah tangga)

Prestasi hingga sekarang:
1. 2 kali juara favorit 'Yamaha drum Competition 2013'.
2. Juara 1 Avanza musik festival 2013
3. Juara 1 Indonesian Drummers Festival Padang tahun 2014.
4.10 besar tama drum Competition di Jakarta 2014.

2 Comments

Siswa Witama

  2 murid SD Witama School National Plus, Lovely Felycia dan Angky Akdi Frandy Putra berjaya dalam perlombaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) plus se-kota Pekanbaru pada Rabu (18/3) beberapa pekan lalu di Pekanbaru. Lovely Felycia berhasil menjadi juara tiga dalam lomba olimpiade Sains Nasional bidang IPA, sedangkan Angky juga berhasil merebut peringkat yang sama dalam bidang perlombaan yang berbeda, lomba olimpiade Sains Nasional Matematika.
  Salah seorang guru Witama School, Nico Vernando ST mengungkapkan dengan raihan prestasi tersebut kedua anak didiknya ini berhasil mendapatkan piagam penghargaan, sertifikat dan bingkisan lainnya."Ya, anak didik kita kembali unjuk kebolehan, kali ini dalam ajang OSN Plus. Anak-anak kembali menunjukkan kualitas dan kapasitasnya dalam ajang tersebut dengan menyisihkan peserta terbaik lainnya dari sekolah-sekolah yang tersebar se Pekanbaru,"kata Nico kepada Xpresi Riau Pos, Selasa (7/4) lalu.
  Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengaku bangga dengan perjuangan pantang menyerah muridnya. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu tercapainya prestasi ini, terkhusus kepada guru pembimbing."Pastinya bangga dengan perjuangan anak-anak yang tak henti-hentinya membanggakan nama sekolah. Ini merupakan prestasi kita bersama keluarga besar Witama. Semoga kedepannya raihan ini dilanjutkan bahkan lebih ditingkatkan lagi demi menjaga eksistensi sekolah Witama,"tambahnya lagi.
  Olimpiade yang diikuti oleh tiap jenjang pendidikan ini dihelat sebagai pencarian bibit unggul yang akan mewakili Pekanbaru dalam kejuaraan yang lebih bergensi lagi, OSN tingkat Provinsi dan Nasional mendatang.(i/fiz)
 
 

0 Comments

Dunia Pendidikan

 Untuk meningkatkan standard kualitas pendidikan Witama School agar bisa menjadi sekolah unggalan dan bertaraf Internasional, ketua Yayasan Witama School bu Erna Willianti dan team Witama School berkunjung ke Nanyang University & National University di Singapore.

Sebelumnya Witama School telah mengundang tamu dari luar negeri yaitu Erick & Andrew  dari San Fransisco - California, USA untuk menambah wawasan bagi murid-murid Witama School dalam bidang Sains. Para murid sangat antusias dan bersemangat ketika belajar Sains dengan metode Amerika.

Witama School begitu serius untuk meningkatkan mutu pendidikan di Negara kita ini, terlihat ketika Witama School mengundang Bpk. DR. Arison S. (Ketua Peneliti yang bertugas Singapore) untuk memberikan Seminar kepada Guru-Guru Witama School. Selain itu ada Seminar juga kepada seluruh Kepala Sekolah Se-Pekanbaru yang di hadiri Kepala Dinas kota Pekanbaru Bpk. Prof. Dr. Zulfadil, SE, MBA untuk memberiwawasan internasional. Witama School juga dihadiri Kepala Dinas  Prov Riau Bpk. Dr. Ir. H. Dwi Agus Sumarno, MM, M.Si untuk memaparkan Beasiswa-beasiswa untuk Siswa/I berprestasi dan juga guru-guru yang berprestasi untuk melanjutkan S2. Bukti SMA Witama School Go Internasional ialah 30% Siswa/I Witama melanjutkan Kuliah ke luar negri dan 70% di Indonesia. Ini terbukti murid-murid kita yang telah mendapat beasiswa di beberapa Universitas di Indonesia yg terkenal, yaitu Universitas Presiden, Universitas Binus, Universitas Telkom dan beberapa di luar negri seperti Negara Hongkong, Australia dan Singapore.

Contoh Prestasi murid Witama School yang berada diluar negri ialah Shanon yang menjadi Duta Internasional dan dikirim ke beberapa Negara seperti Jerman dan Austria. Setiap tahun anak-anak Witama mendapat Beasiswa baik dalam negri maupun diluar Negri, KKN Sekolah Witama memiliki keunggulan yaitu: Selain Kurikulum Nasional, Witama School mempelajari bahasa Inggris dan Mandarin. Untuk PG, TK, SD, SMP dan SMA menggunakan Kurikulum Nasional dan berbahasa Inggris . Untuk PG memberlakukan  1 jam bahasa Indonesia , 1 jam bahasa Inggris dan 1 jam tambahan extrakurikuler, lalu TK memberlakukan  1 ½ jam bahasa Indonesia, 1 ½ jam bahasa Inggris dan tambahan 1 jam extrakurikuler. untuk SD kelas 1 & 2 memberlakukan ± 3 jam bahasa Indonesia, 3 jam bahasa Inggris dan 1 jam tambahan ekstrakurikuler, Untuk SD kelas 3 s/d 6 memberlakukan ± 4 jam untuk bahasa Indonesia, 3 jam bahasa Inggris dan 1 jam tambahan extrakurikuler dan untuk SMP & SMA memberlakukan ± 5 jam Kurikulum Nasional, 2 jam bahasa Inggris, tambahan 1 jam extrakulikuler dan memperlajari bahasa Mandarin seminggu 2 kali. Begitulah cara Witama School mempersiapkan anak-anak bangsa untuk menghadapi Era Globalisasi terutama dalam penguasaan bahasa internasional, seperti bahasa Inggris (Internasional 1) dan Mandarin (Internasional 2)

3 Comments